Mendaki Gunung – Terapi Alami untuk Kesehatan Mental

Dalam dunia bergerak semakin cepat dan penuh dengan stimulan, sulit untuk menenangkan pikiran dan berpikir. Semakin banyak tekanan yang kita berikan pada diri kita sendiri, semakin kesehatan kita menurun. Pikiran dan tubuh kita membutuhkan keheningan untuk regenerasi.
Bertualang dengan mendaki gunung atau sekedar jalan-jalan ke Alam bebas bisa menjadi cara untuk menemukan keheningan dan menenangkan diri. Melepaskan penat yang semakin berkerak di jiwa kita.

Mendaki Gunung adalah cara yang bagus untuk mendapatkan manfaat dari apa yang alam tawarkan. Pendakian melatih otot-toto tubuh dan keringat keluar bersama frustasi kepadatan aktifitas sehari-hari kita di kota. Napas terengah-engah sementara otot-otot yang menegang dan mengendur mengumpulkan asam laktat.

Jari-jari kaki kita menggosok sepatu, dibawah terik matahari kita mencari tempat teduh. Pohon-pohon raksasa hutan hujan tropis adalah tempat perlindungan mewah dari sinar matahari yang intens.

Bersandar pada kulit pohon kasar, terkadang pertanyaan muncul: Mengapa saya memilih untuk melakukan ini? Mendaki gunung. Terkadang kelelahan dari kehidupan sehari-hari mencoba untuk mencegah kita keluar rumah; tetapi pada akhirnya, trekking menjadi pengalaman luar biasa yang sayang untuk dilewatkan. Berjalan kaki adalah cara alam memberi kita terapi yang sangat dibutuhkan; dan tergantung kemana kita bertualang, harganya bisa sangat terjangkau.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa hiking adalah terapi alami terbaik.

Mendaki Gunung Menenangkan dan Menjernihkan Pikiran

Kita bisa memilih gunung mana yang akan kita daki sesuai kemampuan dan waktu yang kita miliki. Yang penting kita bisa menghirup udara bersih di hutan, tidak hanya baik untuk tubuh, secara mental kita juga bisa merasakan kesegaran dan pikiran yang lebih jernih. Stres yang kita alami sehari-hari mulai berkurang dan kita termotivasi untuk membiarkan hal-hal yang merusak dalam hidup kita hilang.

Mendaki Gunung dapat Menenangkan dan Menjernihkan Pikiran

Mendaki gunung dan bertualang di Alam adalah obat untuk pikiran yang tersumbat, pikiran yang tidak perlu dan memungkinkan kita untuk fokus pada gambaran yang lebih besar tentang masalah yang sedang kita hadapi.
Perkembangan peradaban yang sedang kita hadapi saat ini memadati otak kita dengan terlalu banyak informasi.

Dengan kejernihan pikiran yang kita dapatkan dengan mendaki gunung, inspirasi dapat mengalir masuk. Menurut Ludwig Van Bethoven, berjalan sangat penting bagi kreativitasnya, jadi dia sering berjalan-jalan sepanjang hari. Membawa pensil dan kertas, Beethoven menuliskan ide-idenya yang mengalir. Sebagian besar dari kita mendapati bahwa kita bisa lebih kreatif ketika kita aktif.

Saya pergi ke alam untuk ditenangkan dan disembuhkan, dan agar indra saya tertib. ~ John Burroughs

Mendaki Membuat Kita Lebih Sensitif Terhadap Lingkungan

Mendengarkan suara burung-burung bersenandung dalam udara pagi sambil menyesap kopi, gairah hidup akan kembali membara. Daun-daun dan bunga yang bergoyang di belai angin menghadirkan ketenangan dan kedamaian. Bersama hutan, langit yang biru menginspirasi. Semua indera kita dibangkitkan ketika kita menghabiskan waktu di Alam.

Mendaki Gunung membantu kita kembali terhubung dengan Bumi, mengembalikan rasa tanggung jawab melestarikannya.

Mendaki Gunung membantu kita kembali terhubung dengan Bumi, mengembalikan rasa tanggung jawab kita untuk melindungi dan melestarikannya. Ini cara untuk berkenalan kembali dengan hasrat pribadi kita sebagai bagian dari alam raya. Kita sering merasakan dorongan untuk menjaga tempat-tempat suci ini, karena melestarikan hutan belantara sangat penting bagi hari esok yang lebih baik bagi semua orang.

“Lihatlah jauh ke dalam alam, dan kemudian Anda akan memahami segalanya dengan lebih baik.” Albert Einstein

Mendaki Gunung dapat Meremajakan dan Meningkatkan Kebahagiaan

Banyak penelitian telah membuktikan dampak yang sangat positif dari olahraga pada kesehatan mental dan pandangan hidup seseorang. Aktivitas fisik menginduksi pelepasan endorphin (zat kimia yang kuat di otak) yang membangkitkan energi dan semangat Kita, membuat Kita merasa bahagia.

Yang paling menarik dari hal diatas adalah, apa pun bentuk aktifitas fisik yang kita lakukan bisa bermanfaat. Kita bisa mendapatkan manfaat darinya, walaupun dalam bentuk aktfitas yang ringan. Ketika kita bernafas dalam-dalam di hutan belantara, hal-hal yang membuat penat lenyap oleh optimisme.

Banyak penelitian telah membuktikan dampak yang sangat positif dari olahraga pada kesehatan mental dan pandangan hidup seseorang.

Pendakian memang akan berujung dengan lelah, namun kita akan lebih siap untuk kembali ke “peradaban”, merasa sangat hidup. Pengalaman penakhlukan diri sendiri saat sampai di puncak dapat menghadirkan optimisme kita tentang semua hal dalam hidup.

Saya hanya pergi jalan-jalan dan akhirnya memutuskan untuk tetap di luar sampai matahari terbenam, karena pergi, saya temukan, benar-benar masuk. ~ John Muir

Alam adalah sumber Inspirasi

Ketika kita membuka diri untuk menerima apa yang disajikan alam, kita akan menemukan bahwa ada banyak kebijaksanaan yang tersedia. Berjalan mendaki gunung memberi kita kesempatan untuk mengenali inspirasi ini dan menggunakannya dalam kehidupan kita sendiri.

Ilan Shamir, pendiri Your True Nature, menerima inspirasi alam ketika ia menciptakan produk untuk perusahaannya. Pada saat yang tidak pasti dalam hidupnya, dia bersandar pada pohon Cottonwood yang sudah berumur seabad dan meminta inspirasi. Melalui pengalaman itu, Ilan menyadari bimbingan ada di sekelilingnya.

Kearifan alam adalah sesuatu yang kuno dan mengalir dengan bebas, yang harus kita lakukan hanyalah mendengarkan dan menjadi lebih bijak. Kita pergi ke alam untuk mencari sesuatu, dan seringkali akhirnya menemukan jati diri sejati kita sendiri.

Alam adalah sumber inspirasi, mendaki adalah cara kita mendapatkannya.

“Dalam setiap perjalanan dengan alam, seseorang menerima jauh lebih banyak daripada yang ia cari.” John Muir

Mendaki gunung memberi kita kesempatan untuk berdamai dengan diri sendiri. Membawa kita menjauh dari tekanan kehidupan, lalu lintas padat perkotaan, dan perkembangan teknologi yang terus-menerus terjadi (peradaban seperti yang kita kenal saat ini).

Dunia saat ini, sering terasa seperti Alam Bebas lebih beradab daripada masyarakat. Mungkin jika kita semua pergi hiking sedikit lebih banyak, kita bisa memberikan kebaikan yang kita temukan di alam liar ke dalam kehidupan masyarakat tempat kita tinggal.

Kita semua harus mengambil peran dan aktif dalam melindungi tempat-tempat yang menyediakan tempat perlindungan penting bagi kehidupan. Cari jalur pendakian di dekat Anda dan berpartisipasilah dalam melestarikan keberadaannya.

Bawa diri Anda, teman-teman Anda, keluarga Anda, hewan peliharaan Anda, dan siapa pun untuk mendaki gunung. Bantu orang menjadi lebih sadar akan masa depan hutan belantara kita dan dorong tindakan perubahan. Perubahan positif dapat dimulai dengan satu gagasan dan satu gagasan sangat mungkin terwujud dalam satu pendakian.

Berbagi berarti peduli!

shares